Rabu, Juli 2, 2025
Adib Sofia
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Buku
  • Artikel Jurnal
  • Artikel Populer
  • Kegiatan/Berita
  • Youtube
  • Lirik Kidung
  • Tentang
    • Biografi
    • Galeri Foto
  • Kontak
  • Beranda
  • Buku
  • Artikel Jurnal
  • Artikel Populer
  • Kegiatan/Berita
  • Youtube
  • Lirik Kidung
  • Tentang
    • Biografi
    • Galeri Foto
  • Kontak
No Result
View All Result
Adib Sofia
No Result
View All Result

Perbedaan PUEBI dan EYD

Pada masa Orde Baru diberlakukan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) yang disahkan melalui Keputusan Presiden Nomor 57 Tahun 1972.

14 Mei 2023
in Artikel Populer
Reading Time: 1 mins read
0
Home Artikel Populer
Share on FacebookShare on Twitter

Bangsa Indonesia telah mengalami beberapa kali pergantian aturan mengenai penggunaan ejaan. Pada 1901-1947, ejaan yang berlaku adalah Ejaan van Ophuijsen yang dirancang oleh Ch. A. van Ophiijsen dengan bantuan Engku Nawawi Soetan Ma’moer dan Moehammad Taib Soetan Ibrahim. Selanjutnya, pada 1947-1972 diberlakukan Ejaan Soewandi yang ditetapkan oleh Menteri Pengajaran, Pendidikan, dan Kebudayaan kala itu, yaitu Soewandi.

Pada masa Orde Baru diberlakukan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) yang disahkan melalui Keputusan Presiden Nomor 57 Tahun 1972. Di samping memberlakukan EYD, pada tahun 1972 itu pula pemerintah juga menyebarkan buku kecil, yaitu Pedoman Umum Ejaan Yang Disempurnakan (PUEYD). Pedoman ini diterbitkan edisi keduanya pada 1988 dan edisi ketiganya pada 2009.

Setelah EYD diberlakukan selama puluhan tahun, masyarakat awam banyak yang tidak mengikuti perkembangan mengenai aturan ejaan bahasa di Indonesia yang terbaru. Sebenarnya pada tahun 2015, bangsa Indonesia telah mempunyai aturan ejaan yang baru, yaitu Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) yang disahkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia kala itu, yakni Anies Baswedan, dengan Nomor 50 Tahun 2015.

* Tulisan utuh selanjutnya dapat dibaca di https://suaraaisyiyah.id/perbedaan-puebi-dan-eyd/

Tags: Adib SofiaAisyiyahArtikel PopulerDokumentasi Tulisan

Postingan Terkait

Berhijrah yang Wasathiyyah
Artikel Populer

Berhijrah yang Wasathiyyah

20 Mei 2024
Dakwah Kebudayaan, Tugas Raksasa yang Harus Bisa
Artikel Populer

Dakwah Kebudayaan, Tugas Raksasa yang Harus Bisa

10 Januari 2024
Kemampuan Bertahan dan Berlari
Artikel Populer

Kemampuan Bertahan dan Berlari

10 Januari 2024
Komite TK ABA Sudah Ada Sebelum Indonesia Merdeka
Artikel Populer

Komite TK ABA Sudah Ada Sebelum Indonesia Merdeka

9 Januari 2024
Fundraising Melalui Franco ‘Amal Ala Muhammadiyah
Artikel Populer

Fundraising Melalui Franco ‘Amal Ala Muhammadiyah

18 Mei 2023
Film 9 Putri Sejati, Inspirasi bagi Generasi “Zaman Now”
Artikel Populer

Film 9 Putri Sejati, Inspirasi bagi Generasi “Zaman Now”

18 Mei 2023
Load More
Next Post
Film 9 Putri Sejati, Inspirasi bagi Generasi “Zaman Now”

Film 9 Putri Sejati, Inspirasi bagi Generasi “Zaman Now”

Discussion about this post

  • Biografi
  • Kontak

© 2023 Adib Sofia - All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Buku
  • Artikel Jurnal
  • Artikel Populer
  • Kegiatan/Berita
  • Youtube
  • Lirik Kidung
  • Tentang
    • Biografi
    • Galeri Foto
  • Kontak

© 2023 Adib Sofia - All rights reserved.